ENOLA HOLMES (2020)

ENOLA HOLMES (2020)




Biasanya kita pasti kenal sama detektif jenius yang dingin tapi logis banget, Sherlock holmes. Tapi kali ini ceritanya beda, Bayangkan gimana kalau ternyata selama ini dia punya adik perempuan yang pinternya ga kalah pinter bahkan punya point of view yang jauh banget lebih bebas dan penuh rasa ingin tahu??


Nah ini adalah konsep awal dari Enola Holmes. Film ini tuh bukan cuman spin-off dari seorang dunia per sherlock-an tapi juga memberikan point of view baru dari perempuan muda yang berusaha menemukan jati dirinya di tengah dunia yang penuh sama aturan. Dan jujur aja nihh konsep ini langsung terasa fresh sejak awal. 


Sinopsis : Lebih dari sekedar mencari orang hilang


Enola Holmes adalah anak bungsu dari keluarga holmes. Berbeda dari kakak kakaknya - Mycroft yang kaku dan sherlock yang jenius – Enola dibesarkan oleh ibunya, Eudoria, dengan cara yang sangat tidak biasa. 


Alih alih Diajarkan menjadi “Wanita Sopan” seperti standar masyarakat saat itu, Enola justru diajarkan : 


  • Berpikir kritis

  • Mandiri

  • Berani melawan norma 


Namun, semuanya berubah saat di ulang tahunnya yang ke-16, sang ibu tiba tiba menghilang tanpa jejak. 


Dari situlah perjalanan Enola dimulai.


Awalnya ia hanya ingin menemukan Ibunya. Tapi di tengah perjalanan, ia malah terlibat dalam kasus lain – membantu seorang bangsawan muda, Viscount Tewkesbury, yang juga sedang melarikan diri. Dari sini, cerita berkembang jadi perjalanan yang jauh lebih kompleks, Di sini Enola tidak hanya berusaha buat nyari Ibunya, tapi juga malah ikut terlibat melindungi Tewkesbury dari ancaman yang membahayakan. Cerita pun berkembang menjadi kombinasi antara Misteri, Petualangan Dan Perjalanan menemukan jati diri.


Kalau kamu mau cek langsung filmnya : 

https://www.netflix.com/title/81277950



Kelebihan film : Karakter dan penyampaian yang menarik 


Salah satu dari kekuatan utama Enola holmes ini terletak pada karakternya sendiri. Enola ini digambarkan sebagai seorang sosok yang cerdas, tapi ga sempurna. Dia masih suka ragu, melakukan kesalahan, dan juga belajar dari pengalaman. Hal ini membuat karakternya terasa mausiawi banget dan gampang buat di gemari.

Selain itu, cara film ini bercerita juga cukup unik. Enola sering kali berbicara langsung kepada penonton, menjelaskan apa yang ia pikirkan atau rasakan. Teknik ini membuat penonton merasa lebih dekat dengan karakter, seolah-olah ikut terlibat dalam perjalanan yang ia jalani. Pendekatan seperti ini jarang digunakan dalam film misteri, dan justru menjadi nilai tambah tersendiri.

Dari segi visual, film ini juga cukup memanjakan mata. Setting era Victorian yang biasanya terasa berat justru dibuat lebih ringan dan penuh warna. Hal ini membuat film tetap terasa menyenangkan untuk ditonton tanpa kehilangan identitas waktunya.

Yang tidak kalah penting adalah pesan yang dibawa. Film ini menyampaikan isu tentang kebebasan perempuan dan tekanan sosial dengan cara yang halus. Tidak terasa menggurui, tetapi tetap berhasil menyampaikan makna yang kuat.

Kekurangan Film : Misteri yang kurang mendalam 


Meskipun memiliki banyak kelebihan, Enola Holmes bukan tanpa kekurangan. Salah satu yang paling terasa adalah elemen misterinya yang kurang kompleks. Jika dibandingkan dengan kisah Sherlock Holmes pada umumnya, misteri dalam film ini terasa lebih sederhana dan mudah ditebak.

Selain itu, bagian tengah film sempat kehilangan momentum. Tempo cerita menjadi sedikit melambat, sehingga ketegangan yang sebelumnya sudah dibangun terasa berkurang. Hal ini mungkin membuat beberapa penonton merasa kurang terlibat di bagian tersebut.

Karakter pendukung juga terasa kurang dieksplorasi secara mendalam. Padahal, dengan latar belakang yang dimiliki, karakter seperti Mycroft dan bahkan Sherlock sebenarnya memiliki potensi yang lebih besar untuk dikembangkan.

Ilustrasi Petualangan Enola

Perbandingan dengan Sherlock Holmes

Jika dibandingkan dengan adaptasi Sherlock Holmes lainnya, Enola Holmes jelas memiliki pendekatan yang berbeda. Film ini tidak mencoba meniru gaya serius dan kompleks yang biasanya melekat pada Sherlock. Sebaliknya, film ini memilih jalur yang lebih ringan, fokus pada perjalanan karakter dan pertumbuhan pribadi.

Hal ini membuat film terasa lebih ramah bagi penonton muda, meskipun mungkin kurang memuaskan bagi mereka yang mencari misteri yang lebih dalam.

Salah satu hal yang menarik dari film ini adalah bagaimana ia menggambarkan konsep empowerment. Enola tidak langsung menjadi sosok yang kuat tanpa proses. Ia tetap mengalami kesulitan, ketakutan, dan kebingungan.

Film ini menunjukkan bahwa menjadi mandiri bukan berarti tidak membutuhkan orang lain, melainkan berani mengambil keputusan sendiri. Pesan ini terasa cukup relevan, terutama bagi penonton muda yang sedang berada dalam fase pencarian jati diri.

Secara keseluruhan, Enola Holmes ingin menyampaikan bahwa setiap individu, terutama perempuan, memiliki hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri, meskipun harus menghadapi tekanan dari lingkungan sekitar.

Referensi tambahan : 


Enola Holmes adalah film yang berhasil menghadirkan sesuatu yang berbeda dari dunia Sherlock Holmes. Dengan pendekatan yang lebih ringan, karakter yang relatable, serta pesan yang kuat, film ini mampu memberikan pengalaman menonton yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Meskipun elemen misterinya tidak terlalu kompleks dan beberapa bagian terasa kurang mendalam, film ini tetap layak untuk ditonton, terutama bagi kamu yang mencari tontonan ringan dengan sentuhan inspiratif.

Menurut kamu, apakah pendekatan ringan dan penuh gaya dalam Enola Holmes justru membuat pesan tentang kebebasan perempuan lebih mudah diterima, atau malah membuat ceritanya terasa kurang kuat—kamu setuju atau tidak?

Penulis : Jennyta :D


Comments

  1. Setuju banget kakak!!! film ini ga kalah dari Sherlock Holmes ( •̀ ω •́ )✧

    ReplyDelete

Post a Comment