Gimana kalau dunia Kingsman yang biasanya stylish dan fun… tiba-tiba jadi jauh lebih serius? π
The King’s Man (2021) bukan sekadar lanjutan, tapi prequel yang mencoba menunjukkan asal-usul organisasi Kingsman.
Masih di tangan Matthew Vaughn, film ini mengambil pendekatan yang cukup berbeda dibanding dua film sebelumnya.
π¬ Plot Singkat
Berlatar di masa awal abad ke-20, film ini mengikuti terbentuknya organisasi Kingsman di tengah konflik global yang besar.
Fokusnya bukan lagi pada Eggsy, tapi pada generasi sebelumnya yang membangun fondasi organisasi ini.
π§ Cerita yang Lebih Serius & Historis
Berbeda dari dua film sebelumnya, film ini:
Lebih fokus pada drama
Lebih banyak unsur sejarah
Lebih sedikit komedi
π Hasilnya terasa lebih berat dan serius.
π₯ Action Tetap Ada, Tapi Lebih “Grounded”
Action-nya masih ada, tapi tidak se-chaotic atau se-stylish sebelumnya.
Lebih realistis, lebih brutal, tapi juga terasa lebih “dingin”.
π Tone yang Berbeda
Ini mungkin jadi poin paling terasa.
Kalau film sebelumnya:
Fun
Stylish
Over-the-top
Film ini:
Lebih gelap
Lebih emosional
Lebih serius
Perubahan ini bisa jadi menarik buat sebagian orang, tapi juga bisa terasa “kurang Kingsman” bagi yang suka tone awalnya.
π Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan:
Pendekatan baru yang lebih serius
Cerita origin yang menarik
Tone lebih matang
Kekurangan:
Kurang fun dibanding sebelumnya
Pace terasa lebih lambat
Tidak semua penonton cocok dengan perubahan tone
π Referensi & Info Tambahan
The King's Man di IMDb: https://www.imdb.com/title/tt6856242/
Review penonton: https://www.rottentomatoes.com/m/the_kings_man
π₯ Tempat Nonton Legal
Biasanya tersedia di:
π― Kesimpulan
The King’s Man (2021) adalah eksperimen yang cukup berani dengan mengubah tone franchise jadi lebih serius dan historis.
Bukan yang paling fun, tapi tetap menarik sebagai origin story.
Menurut kamu, prequel itu harusnya tetap jaga vibe lama atau berani beda kayak gini?
Penulis: Vivian Huang
Comments
Post a Comment